Kejujuran, Kekerasan, Kehinaan, dan Kesombongan Komite Etik

Kewajibanku di Komite Etik adalah untuk membohongi semua orang di sekitarku.

Komite Etik itu lelucon; itu tempat para pegawai yang terlalu bagus untuk dilepas, tapi terlalu buruk untuk dijadikan orang penting.

Kalau boleh jujur, kita hancur. Tugas kita adalah supaya seluruh tempat ini tidak menjadi sarang penyimpang moral atau peneliti setengah gila. Ataupun kalau menjadi sarang juga, supaya dijalankan dengan aman.

Komite Etik itu tempat untuk pegawai yang telah menyimpang; tempat untuk kesempatan kedua bagi kriminal dan pengkhianat terhadap Dewan-O5.

Keberadaan kita itu sederhana. Menampung semuanya dalam kelambu ketidaktahuan, menjadikan diri kita penjaga gerbang dan pemegang tali anjing dan perancang masa depan dan penyibak masa lampau; dianjing-anjingkan karena ketidaktahuan mereka yang dibelenggu dalam kerahasiaan yang kita todong ke leher sendiri.

Komite Etik itu istilah lain untuk pegawai yang sudah mati.

Kita terlindung dalam kurungan dengan mengurung orang lain. Kita adalah pengurung yang mengurung dengan spidol hitam dan kunci. Terurung dan terkurung; tapi kita pelakunya, menatap tatapan dan meratap ratapan kekeliruan yang terliku dalam lantunan lembayung lalaian manusia-manusia yang telah teranjing-anjingkan oleh kelakuannya masing-masing.

Komite Etik isinya guyonan. Komite Etik itu penjara. Komite Etik tak beda dari kuburan.

Komite Etik adalah perwujudan terburuk dari misi kita, sekaligus perwujudan harapan kita, sekaligus bahan hinaan kita, sekaligus dewata penyelamat untuk cahaya kemanusiaan yang redup-redup sirna. Untuk kita. Namun kita terlupa akan diri sendiri, bahkan sengaja melupakannya. Bahkan, bahkan, bahkan, kita melupakan orang lain akan kita.

Kitalah anjing-anjing yang tertunduk dan paling tunduk dan juga yang dianjing-anjingi oleh mahluk-mahluk yang sama anjingnya. Kesetiaan tersetia terhadap Sangkuriang yang mengecam jantung kita dengan parang santase dan tangan kanan.

Komite etik itu bukan lelucon, bukan penjara, bukan liang lahat. Kitalah belulang rangka badan yang kuat, karya yang dihujat, anjing-anjing yang makan tahi dan emas.

Kita Komite Etik dan kita diadakan untuk tiada.

Karena itulah guna kita.

Unless otherwise stated, the content of this page is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0 License